Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat di berbagai wilayah Lombok merasakan suhu udara yang jauh lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari. Bahkan, di beberapa daerah dataran tinggi seperti Sembalun, Lingsar, dan Tete Batu, suhu tercatat turun hingga 15°C–17°C. Fenomena ini pun menjadi topik hangat di kalangan warga dan media sosial.
🌬️ Penyebab Turunnya Suhu: Angin Monsun dan Langit Cerah
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Lombok Barat, penurunan suhu ini merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi setiap pertengahan tahun. Penyebab utamanya adalah angin monsun timur yang membawa massa udara kering dari Benua Australia.
Massa udara kering ini menyebabkan langit cerah, minim awan, dan kelembapan udara menurun. Kondisi tersebut membuat radiasi panas dari bumi dengan mudah terlepas ke atmosfer saat malam hari, menyebabkan suhu permukaan menjadi lebih dingin.
🕗 Kapan Suhu Dingin Akan Bertahan?
BMKG memprediksi suhu dingin ini akan berlangsung hingga akhir Agustus atau awal September, mengikuti pola musim kemarau di wilayah Nusa Tenggara Barat. Setelah itu, suhu akan perlahan meningkat seiring datangnya masa peralihan ke musim hujan (pancaroba).
🌡️ Perbedaan Suhu Antara Siang dan Malam
Di beberapa titik seperti Lombok Tengah dan Utara, suhu siang hari tetap berada di kisaran 29–32°C, namun malam hari bisa anjlok hingga 16°C. Perbedaan ini cukup ekstrem dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
👩⚕️ Tips Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Dingin
- Gunakan jaket atau selimut saat tidur, terutama bagi anak-anak
- Konsumsi makanan hangat dan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh
- Perbanyak minum air putih meskipun cuaca dingin
- Hindari aktivitas di luar ruangan saat dini hari
- Gunakan pelembap kulit jika mulai terasa kering akibat udara dingin
📸 Cuaca Dingin Jadi Daya Tarik Wisata Alam
Meski bikin menggigil, suasana sejuk ini justru menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa seperti pegunungan. Kawasan seperti Sembalun, Tetebatu, dan Lembah Rinjani mulai ramai dikunjungi untuk berkemah atau sekadar menikmati udara segar. Fenomena ini pun membuka peluang pariwisata lokal di musim kemarau.
Butuh Kendaraan untuk Kegiatan Sehari-hari di Lombok?
📸 Ikuti kami di Instagram untuk update seputar wisata dan transportasi di Lombok:
@semeton.pesiar.lombok
🚗 Butuh kendaraan selama di Lombok? Kami siap membantu!
🌐 Kunjungi website kami: www.semetonpesiar.com
📲 Hubungi langsung via WhatsApp:
+62 819-0736-7197
Nikmati liburan tanpa khawatir transportasi — sewa mobil di Lombok bersama Semeton Pesiar!

